Meski tak disebutkan secara rinci berapa anggaran yang dikeluarkan akan tetapi media-media Inggris menyebut Liverpool harus mengeluarkan biaya mencapai 75 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,4 triliun untuk menuntaskan proses transfer ini. Angka ini merupakan rekor transfer termahal yang pernah dikeluarkan Liverpool, mengalahkan nilai transfer Naby Keita senilai 48 juta poundsterling.
Ini merupakan nilai termahal untuk transfer seorang pemain belakang. Van Dijk memecahkan rekor yang tadinya dipegang oleh Benjamin Mendy ketika dipinang Manchester City dari AS Monaco, sebesar £52 juta.
Van Dijk sendiri juga sudah mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dengan Liverpool melalui media sosial pribadinya. “Bahagia dan merasa terhormat bisa sepakat menjadi pemain Liverpool! Hari ini adalah hari yang membanggakan bagi saya dan keluarga saya karena bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia!” ujar Van Dijk di akun Instagram pribadinya. “Saya tak sabar segera memakai jersey merah untuk pertama kali dan membantu klub hebat ini mencapai sesuatu yang spesial di masa depan!” lanjutnya.
Sayangnya, kebijakan transfer itu agak menuai kritik. Legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer menilai, angka transfer Van Dijk terlalu berlebihan.
Dia melihat langkah Liverpool menjadikan Van Dijk bek termahal adalah sesuatu yang gegabah dan tergesa-gesa. The Reds dinilai putus asa karena selama ini kesulitan mendapatkan bek yang bisa diandalkan. “Harganya tidak sesuai. Southampton bisa mematok harga berapa pun karena Liverpool sedang putus asa dan kalap,” kata Shearer.
“Kita tahu, Liverpool sangat membutuhkan bek tengah. Van Dijk pemain bagus, tapi £75 juta? Saya rasa tidak cocok untuk dia,” ujar mantan bintang Newcastle United tersebut dikutip Goal. (bbc)