Alhasil, sedikitnya 100 paket sembilan bahan pokok (sembako) berhasil dikumpulkan untuk kemudian disalurkan kepada para siswa kurang mampu, pembina ekstrakurikuler, guru honorer termasuk warga ‘kurang beruntung’ yang ada disekitar rumah para guru.
Penyaluran bantuan ini dilakukan di halaman sekolah yang berlangsung selama tiga hari sejak Selasa (21/4/2020).
Aksi peduli pihak sekolah ini juga mendapat dukungan penuh dari komite, paguyuban dan orang tua murid yang ikut menyumbang uang termasuk sembako.
“Total keseluruhan sekitar 100-an paket lah yang kami bagikan ini. Harapannya kan bisa meringankan beban bagi mereka yang terdampak Covid-19. Jangan dilihat jumlah bantuannya, tapi manfaatnya untuk orang banyak. Semoga ini menginspirasi bagi yang lain,” kata Kepala SMP 35 Samarinda, Dini Indriani yang ditemui Koran Kaltim, di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2020).
Dikatakan Dini, kelebihan paket sembako juga dibagikan kepada anak-anak penjual koran yang ada di lampu merah. “Seperti lampu merah di simpang empat jalan Basuki Rahmat, kemudian yang didekat Mal Lembuswana, saya bagikan sendiri,” tutur Dini.
Dia juga mengaku bersyukur, niat tulusnya menggalang bantuan ini mendapat respon positif dari komite, paguyuban serta orang tua siswa, sehingga penggalangan bantuan ini bisa berjalan lancar dan sesuai rencana.
Setidaknya kata Dini, bantuan tersebut bisa meringankan beban bagi mereka yang terdampak Covid-19, apalagi situasinya saat ini menjelang Ramadan yang dianggap sebagian besar masyarakat merupakan waktu yang tepat untuk saling berbagi.
Dia juga menambahkan, aksi peduli semacam ini sebelumnya juga pernah dilakukan jajaran SMP 35 pada saat banjir besar melanda Kota Tepian pada pertengahan 2019 lalu.
Bahkan saat itu jelas Dini jumlah bantuan sangat banyak, karena meski mengalami musibah banjir, kegiatan ekonomi tidak terdampak parah seperti saat pandemi sekarang ini. “Mudah-mudahan kegiatan semacam ini berlanjut terus, niatnya kami ini tulus, hanya ingin berbagi buat sesame, dan sekarang inilah waktunya yang tepat berbagi,” tuturnya. (ADV)
Penulis: Maruli
Editor: Desman Minang