Rabu, 30/09/2026
Rabu, 30/09/2026
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto
Rabu, 30/09/2026

Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Balai Benih Ikan (BBI) di Nenang, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) didorong agar menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan air tawar yang terus meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
"BBI di Nenang ini merupakan perpanjangan tangan dinas. Harapan kami bisa segera dijadikan UPT agar masyarakat tidak pusing lagi mencari bibit ikan air tawar yang unggul," ujar Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto Rabu (30/9/2026).
Ikan yang akan diproduksi yakni jenis ikan air tawar, seperti nila, lele dan varietas lainnya. Selain memenuhi kebutuhan pembudidaya, pengelolaan BBI sebagai UPT juga diharapkan dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi PPU.
Kebutuhan bibit terus meningkat seiring bertambahnya pembudidaya ikan di daerah tersebut. Karena itu, produksi bibit secara mandiri dinilai penting agar pasokan tidak selalu bergantung dari luar daerah. "Potensi produksi ikan air tawar sangat diminati masyarakat. Jangan sampai potensi kita besar, tetapi ikannya masih didatangkan dari luar. Ini yang kita antisipasi. Kami ingin memproduksi sendiri dengan harga yang murah dan terjangkau bagi pembudidaya," papar Andi lagi.
Saat ini, hasil budidaya ikan masyarakat tidak hanya dipasarkan di pasar lokal dan warung makan di PPU. Ikan hidup ukuran konsumsi juga banyak dibutuhkan kolam-kolam pemancingan yang rutin melakukan pembelian.
Apresiasi diberikan masyarakat yang mulai memanfaatkan lahan kosong di sekitar permukiman untuk membuat kolam ikan secara mandiri. Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut dapat mendukung program ketahanan pangan daerah.
Editor : Aspian Nur
Rabu, 30/09/2026
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto
TERPOPULER