“Pilkades ditahap kedua ini rencananya diikuti oleh 15 desa dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara keseluruhan mencapai 40 TPS, pada hari ini juga akan dimulai tahapan kampanye oleh para calon kepala desa di masing-masing desa,” Ucap Teddy Ristiawan, Selasa (21/11).
Untuk meminimalisir potensi terjadinya gesekan di tengah masyarakat, kepolisian rutin melakukan kunjungan ke beberapa tokoh seperti tokoh masyarakat, tokoh agama maupun kepada sejumlah calon yang ingin bertarung di Pilkades.
Teddy berharap, dalam prosesi pemilihan kepada desa nantinya seluruh warga harus menjaga kondusivitas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama kericuhan antarsesama pendukung calon.
Selain itu, para petugas di lapangan yang mengamankan Pilkades akan berkoordinasi serta bersinergi dengan seluruh stakeholder guna kelancaran hajatan demokrasi di tingkat bawah ini. “Apabila nantinya pihak kami dalam menjalankan tugas menemukan potensi terjadinya kericuhan, maka akan segera melakukan komunikasi dan berkoordinasi kepada panitia pemungutan suara, kemudian melaksanakan penggalangan dengan seluruh para calon kepada desa, tim sukses, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat untuk sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,”ungkapnya (wn1017)