Peristiwa kebakaran berlangsung sangat cepat. Kobaran api diduga dengan mudah merambat karena bangunan sebagian besar terbuat dari kayu. Selain itu, di lokasi juga diduga terdapat bahan bakar bensin yang membuat api semakin cepat membesar.
Fahri, seorang saksi mata mengatakan warga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kobaran api yang sudah membesar dari bagian bawah bangunan membuat penyelamatan tidak dapat dilakukan.
"Ibunya anak-anak ini loncat dari atas. Katanya anaknya masih di dalam. Tadi mau masuk lagi tapi tidak sempat karena api sudah besar dari bawah, jadi enggak sempat menolong lagi," ujar Fahri kepada Korankaltim.com.
Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian kepada pihak RT setempat. Laporan itu kemudian langsung diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat segera dilakukan.
Kobaran api disebut Fahri membesar hanya dalam waktu singkat. "Kejadian cepat sekali apalagi rumahnya kan kayu," tuturnya.
Fahri menyebut ada dua orang yang diduga masih berada di dalam bangunan ketika kebakaran terjadi. "Korban ada dua," ujarnya.
Dugaan penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Di lokasi beredar informasi bahwa api diduga berkaitan dengan keberadaan bensin di sekitar bangunan. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Editor: Aspian Nur