Harapan tersebut disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor saat menutup rangkaian kegiatan Malam Inovasi PPU 2026 yang dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Inovasi PPU di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten PPU, Sabtu (30/5/2026) malam.
“Pagelaran inovasi PPU ini tidak hanya menjadi sebuah ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang kolaborasi, ruang kreativitas, sekaligus ruang pembelajaran bersama untuk membangun PPU yang lebih maju dan berdaya saing,” ujar Mudyat.
Ia menilai festival tersebut berhasil menampilkan berbagai potensi masyarakat melalui beragam inovasi di bidang pelayanan publik, pengembangan UMKM, teknologi tepat guna, kreativitas pemuda, hingga program pemberdayaan masyarakat desa.
Menurutnya, inovasi yang ditampilkan menjadi bukti bahwa masyarakat PPU memiliki kemampuan untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan.
“Seluruh inovasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Penajam Paser Utara memiliki semangat untuk terus berkembang dan mampu beradaptasi menghadapi perubahan zaman,” katanya.
Mudyat menegaskan, pengembangan inovasi menjadi salah satu modal penting bagi daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan dan peluang yang hadir seiring pembangunan IKN.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovator daerah yang siap membawa Kabupaten PPU menjadi kabupaten yang unggul, berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing, terlebih dalam menyongsong peran strategis daerah sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara,” katanya.
Pada malam penutupan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba inovasi. Bupati berharap capaian yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Prestasi yang diraih hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi atau kelompok, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat di Benuo Taka tercinta ini,” tutupnya.
Editor: Erwin