Peningkatan antisipasi tersebut dilakukan melalui Apel Pergelaran Peralatan dan Kesiapsiagaan Personel serta pemeriksaan maraton seluruh posko Damkar di wilayah PPU di Posko Damkar Petung Selasa (12/5/2026), itu menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan personel, armada dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan akibat musim kering ekstrem.
Kepala DPKP PPU Fernando Simanjuntak dikonfirmasi Korankaltim.com Rabu (13/5/2026) hari ini menjelaskan, apresiasi kepada seluruh personel Damkar yang dinilai berhasil menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) selama lima bulan terakhir.
“Apel ini bentuk kesiapsiagaan kami untuk memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi prima untuk menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan yang mungkin meningkat akibat cuaca ekstrem,” ujar Fernando.
Pemeriksaan dilakukan terhadap armada pemadam, kendaraan operasional hingga sarana pendukung lainnya. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar perencanaan kebutuhan belanja tahun depan agar sesuai dengan tantangan di lapangan.
Rangkaian pemeriksaan berlangsung secara maraton mulai 7 Mei pekan lalu sampai hari ini, diawali di Posko Sepaku pada Kamis (7/5/2026), dilanjutkan Posko Maridan pada Senin (11/5/2026). Pada Selasa (12/5/2026), pemeriksaan dilakukan di Posko Penajam, Sotek dan Petung, sementara Posko Waru dan Babulu dijadwalkan hari ini.
DPKP PPU juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi kebakaran. Dukungan Pemerintah Kelurahan Petung dinilai memperkuat pelayanan Posko Damkar Petung kepada masyarakat.
Lurah Petung Achmad Fitriady mengajak seluruh pihak memperkuat komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna mengurangi risiko kebakaran saat fenomena El Nino terjadi.
“Kalau memungkinkan memitigasi Dampak dari Elnino Godzilla, kami secara bersama-sama menghimbau masyarakat menggunakan kendaraan berkeliling, minimal satu sampai dua minggu sekali, menguatkan komunikasi agar adanya keselarasan pelaporan, dan Posko damkar petung sebagai percontohan,” tutup Fernando.
Editor: Aspian Nur