Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, mengatakan pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan dengan melakukan koordinasi lintas instansi untuk penanganan di lokasi kejadian.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait di lapangan untuk melakukan penanganan,” ujar Nurlaila.
Ia menjelaskan, upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan dari berbagai unsur yang turun langsung ke lokasi kejadian. Setelah beberapa waktu berjibaku di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
“Setelah api berhasil dipadamkan, kami langsung melakukan pendinginan, pengecekan lokasi, serta pendataan korban terdampak,” akunya.
Akibat peristiwa tersebut, tiga unit rumah terdampak. Dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya terbakar di bagian dapur dengan kategori kerusakan ringan.
Adapun warga yang terdampak dalam kejadian ini yakni Bahrun (35), Ika Purwanti (42), Jubaidah (42), serta penyewa rumah Sahri (55).
Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari DPKP Pos Penajam, BPBD PPU, Brigade Pengendali Api Dinas Pertanian, Polres PPU, Polsek Penajam, PLN, Satpol PP, unsur kecamatan, kelurahan, TNI-Polri, serta warga setempat. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
BPBD PPU mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Editor: Erwin