Diketahui beberapa posisi strategis seperti di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt) maupun pelaksana harian (Plh). “Eselon II ada yang kosong, diantaranya Dinkes dan Disdikpora. Saat ini yang mengisi masih Plt dan Plh dan itu masih dalam proses persiapan. Harus dilaporkan ke pusat untuk persetujuan serta dilakukan seleksi, makanya kami menunggu waktu saja,” kata Muin Rabu (8/4/2026).
Proses pengisian jabatan tersebut ditargetkan dapat segera rampung paling lambat pada bulan Mei mendatang. “Kami harapkan secepatnya, sekitar bulan lima paling lambat sudah terisi,” tambahnya.
DPRD juga telah menyampaikan hal ini kepada kepala daerah agar segera ditindaklanjuti, mengingat posisi yang kosong berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat. “Kami sudah sampaikan ke bupati agar sesegera mungkin, karena yang kosong ini bentuknya pelayanan, mulai dari kesehatan dan pendidikan,” tegasnya.
Diharapkan pengisian jabatan dapat memprioritaskan warga daerah karena lebih memahami karakteristik wilayah PPU. “Pengisi jabatan kami harapkan orang PPU, karena mereka bisa memahami karakteristik daerah. Jika dibutuhkan masyarakat, mereka sudah tahu betul kondisi di lapangan,” ucap Muin lagi.
Namun tidak menutup kemungkinan pengisian dari luar daerah apabila sumber daya lokal belum memenuhi syarat. “Tapi jika dari PPU tidak bisa mengisi jabatan itu, bisa saja diambil dari luar. Tidak menutup kemungkinan,” sebut Muin lagi.
DPRD juga memberikan batas waktu hingga Mei. Jika belum ada pengisian, maka pihaknya akan memanggil instansi terkait untuk meminta penjelasan. “Jika tidak ada pengisian hingga bulan lima, kita akan memanggil BKPSDM PPU dan nanti kita juga akan koordinasi dengan bupati,” pungkasnya.
Editor : Aspian Nur