Sebelumnya, pada malam takbiran, pemerintah daerah menggelar apel pasukan serta melakukan pengecekan seluruh pos pengamanan.
“Kami melaksanakan rangkaian gelar apel dan pengecekan seluruh pos dalam rangka malam Idulfitri. Alhamdulillah berjalan lancar, aman, tertib, dan kondusif,” ujar Mudyat Noor, usai melaksanakan Salat Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan sejak malam hari, kondisi lalu lintas di Kabupaten PPU terpantau lancar tanpa kemacetan berarti.
Menurutnya, hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika PPU kerap menjadi titik kemacetan karena dilalui jalur lalu lintas provinsi.
“Mulai tadi malam dari hasil pemantauan, tidak ada kemacetan seperti dulu karena jalan tol IKN sudah dibuka. Kemacetan yang dulu menjadi momok di Kabupaten PPU kini tidak lagi terjadi,” katanya.
Terkait perayaan malam takbiran, Mudyat Noor menyebut pihaknya tidak menggelar kegiatan takbiran keliling. Keputusan tersebut diambil sesuai dengan surat edaran dari pemerintah pusat yang mengimbau agar tidak melaksanakan arak-arakan.
“Semalam kita memang tidak membuat arak-arakan karena sudah ada surat edaran dari pemerintah pusat untuk tidak melaksanakan takbiran keliling,” jelasnya.
Momentum Idulfitri ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi titik awal bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah agar lebih maju dan sejahtera.
“Ayo kita memulai sesuatu yang baru, bersama-sama gotong royong membangun Kabupaten PPU agar bisa lebih baik, lebih maju, masyarakatnya sejahtera, adil, dan makmur,” ajaknya.
Di akhir pernyataannya, Mudyat Noor menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat.
“Saya Mudyat Noor mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Idulfitri 1447 Hijriah,” tutupnya.
Editor: Erwin