Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat bersama Bankaltimtara guna mempercepat proses penyaluran bantuan pendidikan.
“Kami sudah melakukan rapat dengan Bankaltimtara dan mereka berjanji akan menyegerakan prosesnya. Mudah-mudahan tahap kedua KPC ini bisa segera tuntas,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam proses penyaluran KPC masih terdapat beberapa kendala administratif yang perlu ditindaklanjuti, salah satunya berkaitan dengan data keluarga penerima yang mengalami perubahan kondisi.
“Ada beberapa kendala yang perlu ditindaklanjuti, misalnya orang tuanya bercerai lalu anak ikut neneknya atau ibunya, sementara dalam data masih tercantum nama bapaknya yang sudah menikah lagi,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses verifikasi data menjadi lebih rumit sehingga perlu dicarikan solusi bersama agar bantuan tetap tepat sasaran.
“Hal-hal seperti ini perlu kita sepakati solusinya bersama. Karena itu kami melakukan rapat koordinasi agar penyaluran bantuan tidak terhambat,” jelasnya.
Andi menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk program KPC yang ditujukan membantu kebutuhan pendidikan para pelajar di PPU.
“Total anggaran untuk Kartu Penajam Cerdas ini sekitar Rp4 miliar,” pungkasnya.
Editor: Erwin