Direktur RSUD RAPB PPU, Lukasiwan, menyampaikan bahwa seluruh layanan kesehatan tetap beroperasi seperti biasa tanpa pengurangan, baik selama bulan puasa maupun menjelang Idulfitri.
“Selama bulan Ramadan pelayanan rumah sakit tetap seperti biasa dan tidak ada perubahan sama sekali. Begitu juga dengan pelayanan kepada pasien tetap berjalan normal. Mungkin di Lebaran nanti kita akan menggunakan sistem piket,” jelasnya kepada Korankaltim.com, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, sejak awal puasa jam operasional loket pelayanan juga tidak mengalami perubahan. Hanya saja, jam pulang kerja pegawai mengikuti aturan pemerintah yang sedikit lebih awal selama Ramadan.
“Kalau jam tutup loket tidak ada perubahan. Hanya saja untuk jam pulang kerja memang lebih awal sesuai peraturan pemerintah. Tetapi bagi petugas pelayanan tetap bekerja sampai pasien selesai dilayani,” katanya.
Ia menegaskan, pelayanan medis tetap menjadi prioritas utama. Bahkan jika ada tindakan medis seperti operasi yang harus dilakukan di luar jam kerja, petugas tetap menjalankannya.
Sementara itu, mekanisme pelayanan selama libur Idulfitri juga telah dipersiapkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Penjadwalan tenaga medis telah diatur agar pelayanan rumah sakit tetap berjalan meski sebagian pegawai mengambil cuti.
“Teman-teman yang beragama Muslim tentu ada yang mengambil cuti, tetapi jadwalnya sudah diatur oleh bidang pelayanan medis dan bidang keperawatan sehingga pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama cuti bersama hanya pelayanan poli rawat jalan yang tutup sementara, sedangkan layanan lain tetap beroperasi seperti biasa.
“Yang tutup hanya poli rawat jalan saat cuti bersama. Sementara layanan lain seperti IGD, ICU, dan cuci darah tetap buka 24 jam,” ujarnya.
Selain itu, Lukasiwan juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Editor: Erwin