Penemuan W yang berusia 75 tahun berawal saat adiknya yang berinisial T mendatangi pondok tempat si kakak selama ini tinggal dengan maksud mengunjungi seperti biasa, namun saat dipanggil tak ada jawaban.
“Setelah pintu dibuka, W ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam pondok,” ujar Kapolsek Sepaku Iptu Syarifuddin saat dikonfirmasi via WhatsApp Sabtu (21/2/2026) pagi ini.
T segera melaporkan kepada pihak keluarga dan aparat setempat. Laporan ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi di Jalan Kapo Gang AMD RT 006, Kelurahan Gunung Seteleng.
“Pelapor meminta bantuan untuk membawa korban ke rumah duka di Jalan Suka Maju Nomor 30, Kelurahan Gunung Seteleng,” kata Syarifuddin.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi Puskesmas Kecamatan Penajam untuk melakukan pemeriksaan awal namun petugas medis menyarankan agar meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU karena kondisi jenazah yang sudah tidak memungkinkan untuk dievakuasi secara manual.
Kepala BPBD PPU Kuncoro menjelaskan, mereka bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi setelah menerima permintaan bantuan. “Kami bersama warga melakukan evakuasi jenazah dan membawa almarhum ke rumah duka untuk disemayamkan,” tutup Kuncoro.
Editor : Aspian Nur