Tiga petugas Damkar Sepaku mengalami luka bakar imbas ledakan susulan yang terjadi saat kios Bahan Bakar Minyak (BBM) di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku Minggu (15/02/2026) kemarin pagi sekitar pukul 06.25 WITA.
Kapolsek Sepaku Iptu Syarifuddin kepada Korankaltim.com Senin (16/2/2026) hari ini menjelaskan, awal api muncul saat penjaga kios memindahkan BBM jenis Pertalite dari tangki ke mesin pom mini.
“Saat mencolokkan kabel ke stop kontak, muncul percikan api yang langsung menyambar tangki dan membesar dengan cepat,” jelas Syarifuddin menceritakan kronologis kejadian.
Petugas dari Pos Damkar Sepaku tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran PPU Fernando menyebut dua unit utama dikerahkan bersama dukungan armada dari Damkar Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WITA.
Namun saat proses pendinginan berlangsung, terjadi ledakan kedua yang diduga berasal dari sisa bahan bakar di dalam tangki. “Ledakan susulan mengakibatkan tiga anggota kami mengalami luka bakar,” kata Fernando secara terpisah.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu kios BBM dan sebuah motor dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp47 Juta, sementara petugas yang mengalami luka bakar sudah mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut. Sementara Dinas Damkar menegaskan kios BBM tidak diperbolehkan beroperasi tanpa izin resmi dan mendorong adanya penertiban guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Sebenarnya ketentuan, kios BBM tidak boleh buka usaha tanpa izin. Kami sarankan agar kios-kios seperti ini dapat ditertibkan karena kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi,” tegas Fernando.
Editor: Aspian Nur