Sebanyak 160 pejabat dilantik, terdiri atas 148 pejabat struktural dan 12 pejabat fungsional. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab PPU.
Mudyat Noor menegaskan, pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Pelantikan ini adalah bagian dari upaya memantapkan organisasi agar semakin profesional dan efektif,” ujarnya.
Lanjutnya, jabatan bukan sekadar posisi atau penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah yang wajib dijalankan dengan loyalitas dan profesionalisme,” tegasnya.
Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami tugas dan fungsi jabatan, serta menunjukkan kinerja terbaik.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai dasar ASN BerAKHLAK serta mematuhi etika birokrasi dan ketentuan perundang-undangan.
Menurutnya, PPU saat ini berada dalam posisi strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi tersebut menuntut aparatur pemerintah daerah bekerja lebih cepat, cermat, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung agenda pembangunan daerah.
“Kita dituntut responsif dan mampu berinovasi dalam setiap tugas,” katanya singkat.
Melalui pelantikan ini, pemerintah daerah berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antarperangkat daerah serta peningkatan disiplin dan semangat pengabdian. Langkah ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya PPU yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Editor: Erwin