Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Hendry Dwi Azhari menjelaskan, hingga saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Hendry, Jumat (13/2/2026).
Remaja tersebut pertama kali ditemukan anggota keluarganya dalam kondisi sudah tergantung. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diperkirakan remaja itu telah meninggal sekitar lima hingga enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan medis di rumah sakit.
“Estimasi dari waktu penemuan hingga pemeriksaan di rumah sakit sekitar lima sampai enam jam. Kemungkinan kejadian terjadi pada siang hari,” jelasnya.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat yang digunakan korban serta keterangan dari para saksi. Hingga kini, penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan motif, termasuk dugaan perundungan.
“Untuk informasi terkait perundungan masih kami dalami karena belum ada petunjuk ke arah sana. Informasi yang kami peroleh, korban dikenal agak introvert, sehingga hal ini masih kami telusuri lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, pihak kepolisian juga telah melakukan interogasi terhadap orangtua almarhum guna menggali faktor-faktor yang mungkin melatarbelakangi kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan peristiwa tersebut murni gantung diri.
“Dari penyelidikan sementara, peristiwa ini masih murni gantung diri,” tegas Hendry.
Menanggapi kejadian tersebut, kepolisian berencana meningkatkan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta dinas yang membidangi perempuan dan anak di daerah.
“Kami akan lebih mengintensifkan koordinasi dengan PPA dan dinas terkait. Ini bukan kasus pertama yang melibatkan anak di bawah umur. Kami ingin mencari solusi bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Disclaimer:
Berita ini diterbitkan untuk memberikan informasi mengenai situasi sosial, bukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Tindak bunuh diri bukanlah solusi atas permasalahan hidup. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda depresi atau kecenderungan bunuh diri, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau lembaga kesehatan mental. (*)
Editor : Aspian Nur