Kegiatan ini difasilitasi oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan melibatkan distributor, Asosiasi Pedagang Pasar, serta Perum Bulog.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, mengatakan operasi pasar di Kecamatan Sepaku tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari bawang, minyak goreng, beras, hingga bahan dapur lainnya. Selain itu, kegiatan juga melibatkan pangkalan gas LPG.
“Jadi kita ada melakukan operasi pasar dalam menjelang bulan Ramadan. Kita memfasilitasi dengan mengundang distributor, Asosiasi Pedagang Pasar, dan Bulog. Otorita IKN juga memfasilitasi kita untuk melakukan kegiatan tersebut,” ujar Marlina, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap operasi pasar tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Masyarakat begitu antusias. Selain itu, juga ada yang datang dari pangkalan gas LPG,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, Marlina memastikan belum ditemukan adanya kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan secara intensif. “Dari hasil pemantauan, belum ada sembako yang harganya naik,” jelasnya.
Ia menambahkan, Diskukmperindag PPU akan kembali melakukan monitoring harga bahan pokok sekitar satu minggu sebelum Ramadan. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi permainan harga oleh pedagang.
“Seminggu sebelum bulan Ramadan kita akan melakukan monitoring terkait harga bahan pokok di pasar. Kita sudah bekerja sama dengan Bulog,” ucap Marlina.
Terkait minyak goreng, Marlina menegaskan pemerintah telah menyiapkan stok minyak pemerintah sebagai langkah antisipasi jika terjadi kenaikan harga
“Harga minyak kita Rp15.600. Diharapkan para pedagang tidak memainkan harga yang telah ditentukan. Ini upaya kita apabila ada kenaikan harga minyak, kita sudah menyiapkan minyak pemerintah,” pungkasnya.
Editor: Erwin