Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, menjelaskan bahwa anggaran DBH sawit tetap tersedia meskipun nilainya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Anggaran DBH sawit ada, tapi nilainya kecil. Kalau tahun lalu 2025 sebesar Rp3 miliar, tahun 2026 hanya Rp1,8 miliar,” ujar Petriandy, Minggu (25/1/2026).
Ia mengatakan, anggaran tersebut diperuntukkan khusus untuk pembangunan jalan di Kecamatan Waru, tepatnya di Desa Bangun Mulya. Namun, hingga saat ini realisasi kegiatan masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
“Saat ini masih dalam tahap asistensi ke kementerian, artinya kita masih menunggu persetujuan. Tapi asistensi yang kita ajukan tetap difokuskan di daerah Bangun Mulya,” jelasnya.
Dengan anggaran sebesar Rp1,8 miliar tersebut, Dinas PUPR PPU menargetkan lanjutan pembangunan jalan pada tahun sebelumnya dengan menggunakan aspal dua lapis.
“Dengan anggaran Rp1,8 miliar mampu menampung sekitar 250 meter, dengan aspal dua lapis,” katanya.
Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya pembangunan jalan di wilayah yang sama juga menggunakan aspal dua lapis dan telah rampung dikerjakan. “Tahun lalu juga aspal dua lapis dan sudah selesai,” pungkasnya.
Editor: Erwin