Penundaan tersebut terjadi karena masih adanya sejumlah persyaratan administrasi dan teknis yang harus dilengkapi.
Wakapolres PPU, Kompol Awan, menjelaskan bahwa saat ini seluruh pembangunan dan sarana pendukung SPPG Polres PPU telah rampung sepenuhnya.
“Untuk kelanjutan gedung SPPG Polres PPU ini sudah 100 persen, baik bangunan maupun sarana prasarana, termasuk mobil operasional, alat dapur, listrik, dan lain-lain sudah terpenuhi dan lengkap,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Ia menuturkan, penundaan sebelumnya terjadi setelah pihaknya melaporkan kesiapan SPPG melalui portal Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam proses tersebut, BGN memberikan sejumlah koreksi terkait bentuk bangunan dan kelengkapan peralatan.
“Kemarin tertundanya itu setelah melapor melalui portal BGN ada koreksi bentuk bangunan dan beberapa peralatan yang masih belum lengkap. Setelah kami unggah kembali, ada koreksi lagi, dan sekarang sudah 100 persen, telah disurvei langsung oleh BGN serta disetujui,” jelasnya.
Meski secara fisik telah siap, SPPG Polres PPU diperkirakan baru akan mulai beroperasi dalam waktu sekitar dua bulan ke depan. Hal ini dikarenakan masih adanya administrasi lanjutan yang harus diselesaikan.
“Mulai beroperasi mungkin dua bulan lagi karena masih ada administrasi yang harus dilengkapi, salah satunya sertifikasi makanan,” ungkapnya.
Selain itu, pihak Polres PPU juga akan melakukan pendataan ulang jumlah siswa, guru, dan karyawan di sekolah-sekolah penerima manfaat.
Ia berharap keberadaan SPPG Polres PPU dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat di Benuo Taka.
“Diharapkan SPPG Polres PPU ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat PPU,” ujarnya.
Untuk peresmian, Kompol Awan menyebutkan akan dilakukan bersamaan dengan mulai disalurkannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Peresmian direncanakan ketika MBG mulai disalurkan,” pungkasnya.
Editor: Erwin