Jika tidak ada perubahan, peresmian tersebut dijadwalkan berlangsung pada Januari ini dengan menyesuaikan agenda dan kegiatan pimpinan.
“Bupati PPU, Mudyat Noor, rencananya akan meresmikan WTP 50 yang ada di Sepaku. Kapasitasnya 50 liter per detik,” ujar Abdul Rasyid, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, WTP tersebut ditargetkan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 5.000 sambungan rumah (SR). Untuk mendukung realisasi sambungan tersebut, Perumda Danum Taka mendapat bantuan dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Cakupannya setara 5.000 SR. Untuk sambungan rumah kita dibantu oleh Otorita IKN. Bupati sudah menyurat dan mengajukan permohonan ke IKN, dan itu direspons,” jelasnya.
Menurut Abdul Rasyid, sebelumnya pihaknya mengusulkan sebanyak 6.411 sambungan rumah. Dari jumlah tersebut, pihaknya berharap setidaknya separuh dapat direalisasikan dalam tahap awal.
“Dari usulan 6.411, harapan kita separuhnya bisa direalisasikan,” katanya.
Sementara itu, sumber air baku WTP 50 Sepaku berasal dari Intake Sepaku, yang saat ini juga dimanfaatkan oleh WTP 300 liter per detik milik Otorita IKN.
“Airnya diambil dari Intake Sepaku, yang sekarang juga digunakan oleh WTP 300 IKN,” terangnya.
Ditambahkannya, dengan beroperasinya WTP 50 ini, diharapkan pelayanan air bersih di wilayah Sepaku dan sekitarnya dapat semakin optimal serta mendukung kebutuhan masyarakat dan pengembangan kawasan IKN.
Editor: Erwin