“Di Kabupaten PPU saat ini belum ada informasi terkait infeksi influenza A (H3N2) subclade K atau ‘super flu’,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes PPU, Temu, Minggu (4/1/2026).
Hingga kini, pihaknya juga belum melakukan pembahasan internal secara khusus terkait kewaspadaan penyakit tersebut.
Belum adanya pembahasan disebabkan karena kasus yang dilaporkan masih berada di luar wilayah PPU dan belum mendekati daerah setempat.
“Untuk antisipasi kami belum diskusikan dengan tim, karena itu masih jauh dari daerah kita. Instruksi pun belum ada buat kami yang di kabupaten,” katanya.
Menurut Temu, setiap langkah penanganan dan kewaspadaan di tingkat kabupaten akan mengikuti arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan hingga kini belum menerima instruksi resmi apa pun.
“Intinya di Kabupaten PPU belum ada. Kalaupun sudah ada, pasti kami dapat instruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi,” jelasnya.
Meski demikian, Dinkes PPU tetap memantau perkembangan informasi yang disampaikan pemerintah pusat dan provinsi.
Sebagai catatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah mencatat sebanyak 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K secara nasional.
Editor: Erwin