“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Gerbang Nusantara, sekaligus peluncuran logo baru Kabupaten PPU. Mudah-mudahan logo ini bisa membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadikan PPU semakin dikenal secara nasional, terutama karena adanya IKN,” kata Mudyat Noor.
Perubahan logo dilakukan sebagai bentuk penyegaran identitas daerah agar mampu membangkitkan semangat baru, baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
“Logo ini kami ubah untuk me-refresh, karena sebuah ikon bisa memberikan energi dan semangat yang lebih baik. Dengan logo ini kami berharap muncul semangat baru,” ucapnya.
Logo baru PPU mengandung makna filosofis yang kuat. Konsep utama logo tersebut melambangkan perisai dan gerbang, yang menggambarkan peran PPU sebagai pintu masuk menuju Ibu Kota Nusantara yang modern. “Konsep logo ini melambangkan perisai dan gerbang yang membawa ke ibu kota modern. Dibagian depan ada Penajam, itu intinya. Kami ingin PPU tidak tertinggal jauh dengan adanya IKN,” tegas Mudyat.
Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen untuk terus bergerak dan tidak tinggal diam dalam menyikapi perkembangan besar di sekitar wilayah IKN. “Kami berharap masyarakat PPU tidak tertinggal dengan memanfaatkan keberadaan IKN. Pemerintah tidak akan tinggal diam, harus mampu berseimbang dan maju bersama,” tutup Mudyat.
Editor : Aspian Nur