Hal itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor saat meninjau langsung proses penyaluran KPC di Kecamatan Waru Kamis (18/12/2025).
Penyaluran bantuan pendidikan sebesar Rp600 Ribu tersebut sebenarnya telah berjalan dan dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan. Kecamatan Penajam menjadi wilayah pertama yang telah menyelesaikan penyaluran, sementara Kecamatan Waru sedang berlangsung.
“Sebetulnya penyaluran ini sudah dimulai. Di Kecamatan Penajam sudah selesai, sekarang di Waru. Besok dilanjutkan ke Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku. Target kami jelas, semua selesai sebelum anak-anak libur sekolah,” kata Mudyat Noor kepada Korankaltim.com.
KPC merupakan program strategis daerah untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, khususnya di awal jenjang sekolah. “Kami berharap Kartu Penajam Cerdas ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk membantu kebutuhan sekolah anak-anak,” ujarnya.
Data Bank Kaltimtara Cabang Penajam menunjukkan, di wilayah Kecamatan Penajam terdapat 1.196 pelajar dari 23 sekolah, terdiri atas 14 SD dan 9 SMP. Penyaluran dilakukan melalui Kantor Bank Kaltimtara Cabang Penajam, dengan realisasi pada hari Senin sebanyak 571 tabungan dan hari Selasa sebanyak 625 tabungan.
Untuk Kecamatan Waru, jumlah penerima KPC mencapai 424 pelajar, sementara di Babulu mencatat total 633 pelajar penerima, dan Kecamatan Sepaku sebanyak 695 pelajar.
Secara keseluruhan, jumlah penerima Kartu Penajam Cerdas pada tahun 2025 mencapai 6.367 siswa. Program ini menyasar siswa kelas 1 SD dan kelas 1 SMP di seluruh Kabupaten PPU. Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp600 Ribu yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah.
Program KPC tetap menjadi prioritas, meskipun pemerintah daerah menghadapi penyesuaian anggaran. “Walaupun ada pengurangan anggaran, program KPC ini tidak terganggu. Bahkan ke depan, kita berharap penyalurannya bisa lebih cepat, tepat saat penerimaan siswa baru,” sebut Mudyat.
Muhammad Nasir yang menerima KPC mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten PPU ayang telah memberikan bantuan.
“Kami selaku masyarakat yang berpenghasilan ke bawah sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini (KPC). Kami bisa membeli seragam untuk anak kita, karena kita tidak bisa terus berharap dengan bantuan seragam,” kata Nasir.
Editor: Aspian Nur