Laporan banjir diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU pukul 06.30 WITA yang mana wilayah terdampak banjir antara lain RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 06 dan RT 08 Desa Karang Jinawi.
Total ada 73 rumah terdampak banjir dini hari hingga pagi tadi dengan 80 kepala keluarga (KK) sementara jumlah warga terdampak sebanyak 250 jiwa.
Fenomena pasang surut air sungai mulai pukul 05.00 WITA menyebabkan kenaikan debit air berlangsung cepat. “Banjir yang terjadi di Karang Jinawi dan Bukit Subur dipengaruhi oleh pasang surut air sungai. Ditambah hujan deras yang turun sejak dini hari membuat air meningkat dan meluap ke permukiman,” jelas Kepala BPBD PPU Kuncoro.
Namun dipastikannya penanganan di lapangan telah dilakukan sejak laporan awal diterima dan debit air juga sudah mulai turun. “Posisi saat ini air sudah surut, dan tim kami telah melakukan pemantauan langsung di lokasi,” jelasnya.
Pemerintah daerah disebut telah berada di lokasi kejadian sejak pagi hari untuk memastikan dukungan bagi masyarakat terdampak. “Pemerintah sudah hadir dan sudah menyiapkan kebutuhan air bersih melalui PDAM yang dikerahkan ke lokasi,” ujar Kuncoro lagi.
Banjir diketahui terjadi akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menggenangi kawasan permukiman warga yang berada pada area rendah dan dekat bantaran sungai.
Pemantauan tetap dilakukan BPBD PPU untuk memastikan kondisi aman serta mengantisipasi potensi kenaikan debit air susulan.
Dampak banjir di Desa Karang Jinawi dan Desa Bukit Subur
- RT 01: 9 rumah (13 KK / 43 jiwa)
- RT 02 : 13 rumah (13 KK / 43 jiwa)
- RT 03 : 10 rumah (11 KK / 32 jiwa)
- RT 04 : 7 rumah (7 KK / 19 jiwa)
- RT 05 : 23 rumah (23 KK / 74 jiwa)
- RT 06 : 8 rumah (8 KK / 22 jiwa)
- RT 08 : 5 rumah (5 KK / 16 jiwa).
Total : 73 rumah terdampak (80 KK / 250 jiwa).
Editor : Aspian Nur