Tampak hadir Ketua DPRD Nanang Ali, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tita Deritayati, dan Kepala Lembaga Adat Paser Musa, serta mantan Bupati PPU Andi Harahap.
Pesta Belian merupakan bagian penghormatan masyarakat adat Paser terhadap para leluhur, dan dipercaya bisa membuat ladang dan tanah garapan memperoleh hasil berlimpah
“Selain untuk pelestarian budaya, kegiatan ini sebagai salah astu upaya pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di PPU,” kata Tohar.
Dikatakannya, pelestarian kekayaan budaya lokal dan adat istiadat perlu untuk dilakukan, dan harus dikemas secara lebih baik dan profesional.
Dari pesta adat ini diharap Tohar, generasi muda PPU saat ini dapat terus mempertahankan adat istiadat lokal, agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.
“Salah satunya dengan pelaksanaan agenda ini,” tambahnya.
Pelaksanaan Pesta Adat Belian Paser Nondoi dikelola langsung Lembaga Adat Paser, dengan tanggungjawab pelaksanaan oleh Pemkab PPU sebagai agenda tahunan pemerintah daerah.
Kegiatan ini memadukan unsur budaya lokal dengan hiburan dan lomba, dikemas dalam mengangkat beranekaragam budaya khas adat Paser melestarikan budaya asli tanah Benuo Taka. (kp)