Menurut Yusran, jembatan tersebut akan menjadi ikon dan destinasi wisata bagi Kalimantan khususnya Kalimantan Timur (Kaltim), oleh karena itu, masyarakat PPU dan Balikpapan sudah sepantasnya bersiap-siap menghadapi pertunjukan yang dipicu dengan pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan.
Ia juga meyakinkan kepada seluruh masyarakat Kaltim bahwa progres pembangunan jembatan tol penghubung sepanjang 6,1 kilometer dengan lebar 33 meter yang selama ini muncul dengan berbagai pemberitaan dimedia, diyakini progresnya terus berjalan.
“Selama ini berbagai pemberitaan tentang pembangunan jembatan, selalu timbul tenggelam, simpang siur dan sebagainya di masyarakat, oleh karena itu saya ingin menyakinkan kepada kita semua, bahwa pembangunan jembatan tol Teluk Balikpapan Insya Allah terus berlanjut,” tuturnya.
Dirinya menyatakan, dalam pertemuan terakhir pembahasan pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan tersebut dapat disimpulkan bahwa proyek jembatan layak secara teknis, ekonomi dan finansial, sehingga menurutnya, banyak investor yang ingin meneruskan proyek pembangunan tersebut.
Lanjutnya, kendala yang dihadapi terkait jembatan hampir sudah tidak ada, lambatnya pembangunan jembatan penghubung itu karena pembangunan tersebut membutuhkan proses yang sangat matang. “Semua sudah tidak ada persoalan lagi dan tahapan kini sedang dijalan menuju proses perwujudan,” kata Yusran. (wn1017)