Ajang ini menjadi wadah bertemunya ide, inovasi, dan bakat generasi muda untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal dalam menghidupkan potensi 17 subsektor ekonomi kreatif di PPU secara bertahap dan berkelanjutan.
Deputi Pariwisata Ekraf PPU, Sandry Ernamurti, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memilih tujuh subsektor yang menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan festival tersebut.
“Ada tujuh subsektor yang kita angkat pada tahun ini yaitu permainan, fashion show, fotografi, film pendek, kuliner, seni pertunjukan, dan musik,” jelasnya kepada Korankaltim.com.
Menurutnya, pengangkatan tujuh subsektor tersebut bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin menciptakan ruang bagi generasi milenial dan gen Z untuk berkolaborasi, berbagi gagasan, dan menunjukkan kreativitas mereka di bidang masing-masing.
“Kita sengaja mengangkat itu karena mau mengolaborasikan antara milenial dan Gen Z. Ini merupakan kegiatan perdana, dan kami berharap tahun depan akan ada tambahan subsektor lain dari 17 yang sudah ditetapkan,” terangnya.
Selain sektor seni dan hiburan, Sandry juga menyoroti peran UMKM, terutama di bidang kuliner, yang menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi kreatif di PPU.
“Untuk UMKM, saya lebih cocok membahasnya di bidang kuliner. Kuliner itu sudah tersedia di alun-alun setiap malam Minggu, jadi kami tidak membawa kuliner ke panggung Ekraf ini. Kami hanya ingin memperkenalkan bahwa setiap malam Minggu ada kuliner berupa makanan dan minuman yang dikelola UMKM PPU,” ujarnya.
Festival ini diharapkan menjadi ajang pemersatu lintas komunitas kreatif, pemerintah daerah, serta pelaku seni dan budaya di PPU. Sandry menegaskan, kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi baru dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif secara lebih luas.
“Harapannya akan terjadi kolaborasi baru mulai dari atas sampai ke bawah, dari Pak Bupati, kepala dinas, hingga sanggar tari dan musik. Semua yang ada di PPU itu benar-benar bisa berkolaborasi secara sempurna,” pungkasnya.
Editor: Erwin