Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan penanganan kebakaran di berbagai wilayah kecamatan.
Kepala DPKP PPU, Fernando, menjelaskan bahwa pembangunan kelima posko tersebut belum rampung sepenuhnya karena terkendala anggaran.
Pihaknya berencana untuk kembali mengusulkan penyelesaian proyek tersebut dalam anggaran tahun 2026.
“Ada lima posko yang kami bangun di tahun 2024, hanya saja itu belum selesai. Posko tersebut terletak di Kelurahan Maridan, Sotek, Petung, Waru, dan Babulu. Makanya akan kita usulkan kembali untuk penyelesaiannya di tahun 2026,” jelas Fernando kepada Korankaltim.com, Sabtu (11/10/2025).
Ia menuturkan, keberadaan posko-posko tersebut sangat dibutuhkan karena berperan penting dalam mempercepat respon petugas ketika terjadi kebakaran di wilayah kerja masing-masing.
Selain berfungsi sebagai tempat siaga anggota Damkar, posko juga diharapkan menjadi pusat kegiatan edukasi bagi masyarakat sekitar.
“Karena itu kebutuhan mendasar bagi kami. Dengan adanya gedung itu, selain digunakan anggota untuk bertugas, harapannya kami juga bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar lebih mengerti tentang penanggulangan kebakaran yang bersifat ringan,” ujarnya.
Menurut Fernando, sosialisasi kepada masyarakat merupakan langkah preventif yang tidak kalah penting dibandingkan penanganan langsung di lapangan.
Ia mencontohkan, masih banyak warga yang belum memahami cara menanggulangi kebakaran kecil yang kerap terjadi di rumah tangga.
“Contohnya seperti jika terjadi kebocoran gas, kompor meledak, atau korsleting listrik. Dengan adanya posko di masing-masing wilayah, kami bisa lebih mudah memberikan sosialisasi dan penanganan dini, sehingga potensi kebakaran besar dapat diminimalisir,” terangnya.
Fernando menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat, meski di tengah keterbatasan anggaran.
Ia berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan posko dapat segera diselesaikan, sehingga pelayanan Damkar bisa menjangkau seluruh wilayah PPU dengan lebih cepat dan efektif.
“Kami tentu berharap ada dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat. Karena dengan adanya posko-posko itu, bukan hanya mempercepat respons kami terhadap kejadian kebakaran, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan sejak dini,” pungkasnya.
Editor: Erwin