Untuk di Kecamatan Sepaku mulai berlangsung, Selasa (16/9/2025) lalu melalui mitra penyedia Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) yang ada di wilayah tersebut.
Kemudian, menyusul pada Selasa, (30/9/2025), dua SPPG mitra tambahan juga telah mulai melaksanakan kegiatan di wilayah Kecamatan Penajam.
“Berkenaan dengan pelaksanaan program MBG, itu sudah berjalan dan kita terus mempersiapkan langkah-langkah agar pelaksanaannya bisa berjalan sesuai dengan kondisi daerah,” ungkapnya, Senin (6/10/2025).
Berdasarkan data sementara, sejumlah satuan pendidikan di wilayah tersebut telah ikut serta dalam program ini, dengan rincian sebagai yakni SD 020 Sepaku sebanyak 328 siswa, TK Mitra Pradana sebanyak 78 siswa, SMP 27 Sepaku sebanyak 112 siswa, SMP Muhammadiyah 1 Sepaku sebanyak 136 siswa, SMKN 1 Sepaku sebanyak 521 siswa, SD 017 Sepaku sebanyak 190 siswa SD 004 Sepaku sebanyak 239 siswa, SMP IT Maharip sebanyak 54 siswa, KB Mutiara Bunda sebanyak 60 siswa, SD 023 Sepaku sebanyak 219 siswa, dan TK Dewantara sebanyak 59 siswa.
“Total seluruhnya ada 1.996 siswa yang telah tercover dalam SPPG di wilayah Sepaku sejak pelaksanaan dimulai pada 16 September,” terangnya.
Sementara itu, untuk wilayah Penajam, Tohar mengaku hingga kini masih menunggu laporan resmi terkait lokasi pelaksanaan serta jumlah siswa penerima manfaat program tersebut.
“Untuk di daerah Penajam saya belum dapat informasinya dan SPPG-nya di mana dilaksanakan,” pungkasnya.
Meski demikian, ia tegaskan jumlah siswa yang menerima program MBG di Kecamatan capai ribuan dan tersebar di sejumlah sekolah.
Ditambahkannya, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pelaksanaan program MBG di seluruh wilayah PPU agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan.
Editor: Erwin