Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal membuka kegiatan UKW ini dan menekankan pentingnya kompetensi bagi wartawan agar dapat menghasilkan karya jurnalistik yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Hingga akhir kegiatan kami menyambut baik pelaksanaan UKW untuk melahirkan wartawan-wartawan kompeten. Diskominfo Kaltim akan terus membuka peluang kolaborasi kepada wartawan, baik melalui PWI Kaltim maupun secara masing-masing media,” ujar Faisal kepada Korankaltim.com disela kegiatan
Pemerintah daerah membutuhkan peran wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada publik secara benar dan berimbang.
Terpisah, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menyampaikan, wartawan merupakan profesi yang mulia dan memiliki kesetaraan dengan profesi-profesi lainnya. Namun ada tiga hal mendasar yang perlu dijaga dan dikembangkan oleh setiap wartawan dalam menjalankan tugasnya.
“Ada tiga item yang harus dibawa sebagai wartawan. Pertama ialah weakness, yaitu perencanaan yang diperuntukkan untuk kesadaran baik secara etika maupun lainnya. Kedua, knowledge atau intelektual, karena sejatinya wartawan itu tidak jauh dari buku. Ketiga skill atau kemampuan sebagai ujung syarat wartawan, karena skill akan muncul ketika kesadaran dan intelektual dapat dipenuhi,” jelas Rahman.
UKW bukan sekadar ujian formal, melainkan bentuk pembelajaran sekaligus pengingat agar wartawan senantiasa menjaga integritas. “Kami berharap seluruh peserta yang dinyatakan kompeten nantinya dapat terus menjaga marwah profesi ini dan menjadikan wartawan sebagai profesi yang mulia,” harap Rahman.
Editor: Aspian Nur