Insiden tersebut mengakibatkan seorang pedagang pentol mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU. Selain itu, sebuah mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan dan sebuah warung milik warga juga mengalami kerusakan.
Saudara korban, Faisal (32), menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, adiknya saat itu sedang berjalan menuju arah Penajam, kemudian diseruduk kendaraan dari arah belakang.
“Kronologinya itu adik saya lagi jalan menuju arah Penajam, posisi kendaraan yang menabrak adik saya juga menuju arah Penajam, jadi satu arah. Mobil ini menabrak salah satu mobil yang lagi parkir, kemudian tabrak gerobak adik saya. Lalu mobil tersebut banting setir ke salah satu warung,” terangnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. “Luka-luka sendiri sejauh ini masih daerah mulut, untuk lebih dalamnya masih tahap rontgen,” ujarnya.
Kerugian materiil pun belum dapat dipastikan. Faisal mengatakan pihak keluarga belum dapat menaksir kerusakan karena fokus utama saat ini adalah kesembuhan korban.
“Untuk kerugian sendiri kita belum ada total, posisi saya juga belum melihat kondisi motor yang dipakai untuk jualan. Kalau bisa kendaraannya juga diganti, karena dalam keadaan ini kita tidak bisa jualan lagi. Kendaraannya sudah rusak, pasti kita minta ganti rugi juga,” tegasnya.
Meski demikian, pihak keluarga penabrak disebut telah berkomunikasi dengan keluarga korban. “Saya juga sudah bicara, pihak keluarga penabrak pengen fokus ke kesehatan terlebih dahulu. Untuk bicara ganti rugi lainnya mungkin nanti bakal dibicarakan lagi, karena ditakutkan kalau kita bicara biaya kendaraan sekarang, mereka tidak fokus ke kesehatan,” jelas Faisal.
Sementara itu, pengemudi mobil saat ini telah diamankan di Satlantas Polres PPU untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Editor: Erwin