Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tak surut untuk hadir dan memeriahkan acara tahunan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan bahwa festival ini dirancang sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas generasi muda daerah.
“Sejak pertama digelar, festival ini telah konsisten menjadi wadah bagi putra-putri daerah untuk menunjukkan karya terbaik mereka. PPU Fest 3 tidak hanya menjadi sarana hiburan saja, tetapi juga sebagai penggerak semangat masyarakat agar lebih mencintai produk lokal, mendukung UMKM dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya kita,” ujar Mudyat.
Lanjutnya, ekonomi kreatif harus menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah karena menekankan pemanfaatan ide, talenta serta kreativitas manusia sebagai sumber daya utama.
“Dalam era yang serba dinamis seperti saat ini, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan baru, memperkuat identitas budaya lokal, dan tentunya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinovasi dan berdaya secara mandiri,” tambahnya.
Bupati berharap Festival PPU Fest ke-3 tidak hanya menjadi ajang selebrasi tahunan, tetapi juga membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Penajam Paser Utara.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga membawa manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi kita semua,” pungkasnya.
Festival PPU Fest ke-3 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 2 Juli hingga 5 Juli ke depan, dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni, pameran UMKM, kuliner khas daerah, dan beragam lomba yang melibatkan masyarakat setempat.
Editor: Erwin