Kepala Disbudpar PPU, Andi Israwati Latif, menjelaskan bahwa PPU Fest telah masuk dalam kalender acara nasional dan pelaksanaan tahun ini merupakan yang ketiga kalinya.
“PPU Fest ini masuk dalam kalender acara nasional. Setiap tahun harus diselenggarakan, dan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Selasa (17/6/2025).
Lanjutnya, festival ini bertujuan untuk mendukung perputaran ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, seni dan paguyuban lokal.
“Ini upaya mempromosikan daerah kita, mengundang orang dari luar untuk datang dan melihat pagelaran-pagelaran yang ada di sini,” akunya.
Ia mengungkapkan bahwa karena efisiensi anggaran, bintang tamu dalam PPU Fest kali ini akan didominasi artis lokal, baik dari Samarinda maupun Balikpapan.
“Seandainya tidak efisiensi, kita mungkin bisa menghadirkan artis nasional seperti tahun kemarin, itu Tipe-X,” katanya.
Lebih lanjut, festival ini juga akan menampilkan berbagai pertunjukan seni dari sanggar-sanggar dan paguyuban yang ada di PPU.
“Insyaallah semua akan kami libatkan. Yang ingin berpartisipasi juga kami persilakan,” tuturnya.
Acara ini akan berlangsung selama empat hari penuh, dari pagi hingga malam, dengan berbagai kegiatan dan pertunjukan seni. Disbudpar juga akan membuka pameran produk ekonomi kreatif yang melibatkan 17 subsektor, termasuk fotografi, kuliner, fesyen, kreator konten hingga musik dan band lokal.
“Dengan adanya PPU Fest ketiga ini, otomatis seni budaya kita semakin dikenal luas. Karena ini sudah masuk kalender event nasional, otomatis pemerintah pusat tahu dan bisa ikut mempromosikan. Bahkan kita juga akan mengundang pemerintah kabupaten dan kota lain,” pungkasnya.
Editor: Erwin