Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU Ristu Pramula mengungkapkan, mereka telah memantau 45 lokasi penyedia hewan kurban di seluruh wilayah kabupaten.
“Dari hasil pantauan kami sudah menyiapkan sekitar seribu ekor sapi, 200 ekor kambing dan 59 ekor domba,” ujar Ristu kepada Korankaltim.com Sabtu (31/5/2025) hari ini
Sapi yang tersedia berasal dari dua sumber yaitu lokal dan luar daerah. Sekitar 250 ekor sapi didatangkan dari luar daerah seperti Palu, Kendari dan Parepare, isanya berasal dari peternakan lokal.
“Sapi lokal cukup berpopulasi karena pola perkawinannya masih terjaga. Untuk kesehatan hewan, sapi lokal sudah menjalani vaksinasi rutin. Sementara sapi dari luar daerah juga telah dilengkapi dengan SKHH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dari daerah asal,” jelasnya.
Ia juga menyoroti potensi penurunan jumlah pemotongan sapi tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, jumlah sapi yang dipotong mencapai sekitar 1.200 ekor.
“Kalau dibandingkan dengan tahun kemari yang jumlah pemotongannya mencapai 1.200 ekor, sepertinya tahun ini ada sedikit penurunan,” sebut Ristu..
Namun mereka tetap berupaya menjaga ketersediaan stok dengan bekerja sama bersama para pedagang untuk mendatangkan sapi tambahan, termasuk dari wilayah Ichi.
“Sampai saat ini, baru sekitar 65 ekor yang berhasil didatangkan dari Ichi. Mudah-mudahan kebutuhan bisa terpenuhi, karena stok yang kami pantau sudah sekitar 1.000 ekor. Belum termasuk stok di daerah seperti Waru, yang sistem pengadaannya diambil berdasarkan pesanan pembeli,” harap Ristu.
Editor : Aspian Nur