Pemuda berusia 33 tahun yang bekerja sebagai karyawan warung beras diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Kuncoro, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terungkap ketika seorang warga datang ke warung tersebut untuk membeli beras.
“Setelah beberapa kali memanggil, tidak ada jawaban dari dalam. Warung juga tampak sepi, tidak seperti biasanya,” ujar Kuncoro.
Karena merasa curiga, warga tersebut lantas bertanya dengan salah satu karyawan di samping ruko tempatnya berjualan. Karyawan laundry tersebut kemudian mencoba memastikan kondisi pemuda itu dengan masuk ke dalam ruko tempatnya berjualan.
“Setelah beberapa kali memanggil dan tetap tidak mendapat jawaban, karyawan itu memutuskan masuk ke dalam rumah. Di dalam, ia menemukan sudah tergantung di dalam kamar,” tuturnya.
Penemuan yang menghebohkan itu segera disampaikan kepada ketua RT dan kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian guna ditindaklanjuti. Hingga berita ini terbit motif di balik peristiwa tersebut belum dapat dipastikan.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman, termasuk memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian.
Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun. Bagi Anda yang mengalami gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segera berkonsultasi ke psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental terdekat.
Editor: Erwin