Hal ini disampaikan oleh salah satu pedagang, Astri (35) yang mengaku kesulitan memenuhi permintaan masyarakat yang mencari beras tersebut.
“Beras Bulog sudah tidak masuk sejak sebelum puasa. Sampai sekarang belum juga ada masuk lagi,” ungkap Astri kepada Korankaltim, Minggu (25/5/2025).
Ia mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa beras Bulog belum juga didistribusikan. Menurut informasi yang ia terima, beras Bulog sebenarnya tersedia, namun terkendala izin dari pusat.
“Katanya sih berasnya ada, tapi belum ada izin dari pusat, jadi belum bisa disalurkan,” tambahnya.
Astri menyebut, beras SPHP banyak dicari masyarakat karena teksturnya yang berbeda dibandingkan beras lainnya dan harga lebih terjangkau.
Oleh karenanya, ia berharap pemerintah segera mendistribusikan kembali beras Bulog ke pasar, agar para pedagang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap beras Bulog bisa masuk lagi seperti biasa, karena banyak yang cari,” tutupnya.
Editor: Erwin