Kasat Lantas Polres PPU Rhondy Hermawan kepada Korankaltim.com Selasa (24/12/2024) hari ini menjelaskan, volume kendaraan yang menuju pelabuhan feri sedikit meningkat, namun dengan pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan semua berjalan lancer tanpa kemacetan yang berarti.
"Kami sudah menyiagakan personel di pos-pos pengamanan bersama stakeholder terkait di pos feri untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Alhamdulillah, meskipun ada peningkatan volume kendaraan, situasi lalu lintas masih dapat diatur dengan baik," ujar Rhondy.
Ada 271 personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan libur Nataru dalam Operasi Lilin 2024, terdiri dari 160 personel Polri dan 111 personel dari stakeholder terkait. Operasi pengamanan dimulai sejak 21 Desember lalu, berlangsung hingga 2 Januari.
Polres PPU juga mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor di Kilometer 9, tepatnya di daerah Samboja. Meskipun jalanan yang terkena longsor sudah diperbaiki dan bisa dilewati oleh kendaraan roda enam ke bawah, kendaraan dengan roda 10 ke atas diminta untuk menunda perjalanan.
"Meski sudah dilakukan perbaikan dengan urukan tanah dan plat besi, kami tetap mengingatkan pengendara untuk berhati-hati saat melintas," pintanya.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada tempat-tempat wisata termasuk rest area Ibu Kota Nusantara (IKN) yang turut menjadi perhatian. “Kami imbau agar berhati-hati tetap perhatikan rambu-rambu jalan dan perhatikan peraturan lalu lintas supaya bisa ke IKN denga aman dan nyaman,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur