Kegiatan budidaya ikan di desa ini terbagi dalam tiga segmen utama yakni pembesaran ikan (lele, nila, patin dan gurame), pembenihan (lele dan nila) serta pakan mandiri (tenggelam dan terapung).
Atas dasar itulah, Dinas Perikanan PPU menetapkan Desa Sebakung Jaya sebagai Kampung Perikanan Budidaya Patin berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 111 Tahun 2023 yang mengatur Kampung Perikanan Budidaya Air Tawar dengan komoditas unggulan yaitu ikan patin.
Langkah ini merupakan upaya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat setempat dan meningkatkan sektor perikanan budidaya yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Perikanan PPU Rozihan Asward menjelaskan, penetapan Desa Sebakung Jaya sebagai Kampung Perikanan Budidaya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pembudidaya ikan di wilayah tersebut.
"Ini adalah bentuk dukungan pemerintah untuk memperkuat usaha budidaya ikan di PPU terutama di Desa Sebakung Jaya," ujar Rozihan kepada Korankaltim.com Selasa (17/12/2024).
Sebagai Kampung Perikanan Budidaya, desa ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan budidaya ikan.
Beberapa fasilitas yang disediakan antara lain benih dan pakan ikan, kolam terpal, paket kolam bioflok, revitalisasi unit pembenihan rakyat, excavator, mesin pakan mandiri, dan motor roda tiga.
Usaha budidaya ikan di Desa Sebakung Jaya telah dikelola dengan strategi pemasaran yang memadai. Produk hasil budidaya ikan dipasarkan baik secara offline maupun online. Secara offline, warga menjual produk ikan melalui pasar lokal atau secara mulut ke mulut. Sementara itu, pemasaran online dilakukan melalui aplikasi seperti Facebook dan WhatsApp. "Saat ini, hasil budidaya ikan hanya mampu memenuhi permintaan pasar lokal," jelas Rozihan.
Meski banyak dukungan dari pemerintah, para pembudidaya ikan di Desa Sebakung Jaya masih menghadapi berbagai kendala yang mempengaruhi kelancaran usaha mereka diantaranya sumber air yang tidak tersedia sepanjang tahun.
"Budidaya ikan di desa ini mengandalkan air tadah hujan di kolam. Pada musim kemarau, kolam seringkali kekurangan air, yang menghambat proses budidaya," ungkapnya.
Editor : Aspian Nur