Menurut keterangan pengemudi kendaraan tersebut, Arianggara (28). Awalnya menaruh curiga ketika mencium bau gosong saat tengah melaju untuk menuju gudang minuman Coca-Cola di Km 0,5 Kelurahan Penajam, tepatnya depan PLN Penajam.
“Tadi di jalan sudah ada bau gosong, saya pikir itu dari bakar-bakar di pinggir jalan,” terangnya kepada Korankaltim.com.
Ketika berada tepat di depan SMA 1 Penajam, korban mulai menyadari bahwa terdapat api yang mulai menyala dibagian belakang kendaraannya.
“Saya lihat ke belakang, api sudah menyarak dan semakin besar, saya langsung keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri,” ucapnya.
Arianggara melihat api bersumber dari bak mobil, tepatnya di bawah sepeda motor yang diangkutnya. Namun, api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian belakang dan depan mobil.
“Kalau api masih kecil, mungkin saya bisa tarik keluar motor dari bak mobil. Tapi api sudah besar dan menyambar ke bagian depan mobil,” bebernya.
Ia mengungkapkan, bahwa dirinya tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya, termasuk dompet dan ponsel yang tersimpan di dalam mobil.
Arianggara mengakui ia hendak mengantarkan minuman kemasan merk Coca-Cola, peralatan dapur, selimut, pakaian milik bosnya dari Kuaro bersama temannya, Malik (28).
“Alhamdulillah saya selamat dan tidak mengalami cedera bakar, tapi banyak barang saya yang ikut terbakar, seperti KTP dan dompet,” ucapnya.
Proses pemadaman api sempat terkendala karena mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan air yang hampir habis.
“Kebakaran ini agak lambat dipadamkan karena mobil damkar datang dengan air kosong. Kalau airnya cukup, mungkin hanya motor yang terbakar,” akunya.
Arianggara berharap agar dirinya bisa mendapatkan sedikit bantuan untuk meringankan beban akibat kehilangan barang-barangnya. Sementara itu, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran yang melanda mobil pickup tersebut.
Sementara, Anggota Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Musafir menambahkan, melihat kebakaran tersebut, bahwa sumber api berasal dari mesin mobil yang mengalami konsleting.
“Kalau kita lihat, ini api sumbernya dari mesin yang konslet, karena kalau dari motor tidak mungkin. Posisi motor mati dan tidak ada arus listrik, mungkin besarnya ini dari mesin mobil,” kata Musafir.
Editor : Erwin