Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat partisipasi pemilih di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PPU serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim mencapai 79 persen.
Persentase tersebut mengalami kenaikan sekitar 8 persen lantaran di Pilkada 2018 lalu hanya tercatat sebesar 71,3 persen. “Alhamdulillah, partisipasi masyarakat PPU di Pilkada tahun ini sangat menggembirakan. Kami menghitung dan hasilnya menunjukkan sebanyak 79 persen masyarakat menggunakan hak pilihnya,” ujar Ali, Jumat (6/12/2024).
Meski demikian, Ali Yamin mencatat bahwa masih ada sekitar 21 persen pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, meskipun angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan dengan pemilih golput pada Pilkada sebelumnya.
Ia memberikan apresiasi khusus terhadap partisipasi perempuan yang menunjukkan angka luar biasa yakni sebanyak 83 persen dari 67.260 pemilih perempuan. Hal ini menandakan adanya peningkatan kesadaran politik di kalangan perempuan di PPU.
“Saya sangat senang melihat tingginya partisipasi perempuan dalam Pilkada kali ini. Angka ini membuktikan bahwa kesadaran politik perempuan di PPU semakin meningkat,” tambahnya.
Ali menambahkan juga berharap pelaksanaan Pilkada berikutnya akan semakin transparan dan diikuti oleh tingkat partisipasi masyarakat yang lebih tinggi lagi.
“Terimakasih kepada seluruh masyarakat PPU yang telah aktif berpartisipasi. Harapan kami, pemimpin yang terpilih nanti dapat membawa PPU ke arah yang lebih baik, dan Pilkada-pilkada ke depannya dapat dilaksanakan dengan lebih baik, lebih transparan, dan partisipasinya semakin meningkat,” pungkasnya.
Editor: Erwin