Kasat Lantas Polres PPU, AKP Rhondy Hermawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi karena kendaraan mengalami gangguan pada sistem kendali, yang membuat truk tidak dapat menanjak dan akhirnya terperosok, Rabu (4/12/2024).
Truk itu tengah membawa muatan alat berat menuju Balikpapan. “Penyebab kecelakaan ini karena kendaraan mengalami Out of Control dan tidak kuat menanjak,” ujar Rhondy, Kamis (5/12/2024).
Pasca kejadian, semua personel Polres PPU langsung terjun untuk evakuasi kendaraan serta membantu dalam menangani kemacetan. Dalam proses evakuasi butuh waktu seharian, mengingat beratnya muatan truk yang harus diangkat satu per satu.
“Alhamdulillah, kendaraan berhasil dievakuasi dari paritnya. Semua personel kami diturunkan untuk menangani kecelakaan ini dan mengurai kemacetan yang terjadi,” lanjutnya.
Dalam mencegah kemacetan semakin parah, pihak berwajib juga membuka jalan alternatif di sekitar lokasi kecelakaan. Meski demikian, volume kendaraan yang sangat tinggi memaksa sebagian besar kendaraan besar memilih untuk melintas melalui jalur laut melalui Pelabuhan Feri Penajam.
Rhondy menegaskan bahwa pihak Kepolisian telah mengimbau kepada pengemudi, khususnya pengemudi truk pengangkut dengan muatan berat, untuk berhati-hati saat melintasi jalur yang rawan tanjakan.
“Kami mengimbau secara masif agar kendaraan yang tidak layak jalan atau membawa muatan berlebih tidak melintas di daerah-daerah rawan yang dapat menyebabkan kemacetan atau kecelakaan,” tegasnya.
Editor: Erwin