Memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, Yusran menyempatkan meninjau penistribusian air bersih hasil pengolahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam.
Penyediaan air bersih di wilayah tersebut menurut Yusran merupakan program pemerintah kabupaten bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Ini sudah menjadi tekad kami untuk menyelesaikan semua persoalan masyarakat yang masih ada di PPU, salah satunya mengenai kebutuhan air bersih, tanpa memandang status sosial,“ jelasnya.
Selain program air bersih bantuan dari pemerintah pusat, lanjut Yusran pemerintah kabupaten juga mempunyai program air bersih bagi masyarakat di daerah pelosok dengan mengadakan “water treatment plan” (WTP) atau unit pengolahan air.
Pada kesempatan yang sama Direktur PDAM Kabupaten Penajam Paser Utara Taufik mengatakan, program pemkab dan pemerintah pusat melalui PUPR diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
“Untuk Kelurahan Sotek, dari 111 yang terdaftar sebagai pelanggan sudah seratus persen terpenuhi,” ungkapnya.
Alham Alimuluk, warga Kelurahan Sotek menyatakan sangat bersyukur dengan adanya program bantuan air bersih dari pemerintah di wilayahnya. Karena selama ini masyarakat kesulitan mengakses air bersih. “Kami bersyukur adanya program bantuan air bersih ini, ke depan kami berharap seluruh masyarakat Sotek mendapat aliran air bersih dari pemerintah,” ucapnya.
Selama ini tambah Alham Alimuluk, masyarakat Kelurahan Sotek terpaksa harus membeli air bersih dari penjual air keliling dengan harga Rp50.000 untuk satu tandon. (*/wn1017)