Kepala DKP PPU Mulyono kepada Korankaltim.com Senin (4/11/2024) hari ini menjelaskan, mereka sedang menyusun proposal pengadaan sekitar 25 hingga 30 unit kendaraan distribusi untuk diusulkan kepada Bappenas tersebut.
Tujuan pengadaan mobil tersebut untuk menjangkau wilayah yang lebih terpencil guna memudahkan distribusi pangan secara merata.
“Kami telah mengajukan permintaan ke Bappenas. Mobil-mobil ini akan mendukung daerah yang jauh dari pusat perbelanjaan bahan pokok,” kata Mulyono.
Karena itu DKP PPU mengupayakan agar proposal pengadaan segera ditandatangani bupati sebagai syarat pengajuan ke Bappenas sehingga mendukung berjalannya program tersebut. “Bappenas sudah menyarankan agar kami mengajukan proposal lengkap dengan tanda tangan bupati,” ucapnya.
Saat ini PPU telah melakukan perhitungan inflasi mandiri, tidak lagi mengikuti data dari Balikpapan seperti sebelumnya.
Perlu diketahui, pada tahun-tahun sebelumnya, PPU masih dapat menggunakan data inflasi Balikpapan sebagai acuan. Namun kini, dengan adanya perhitungan inflasi sendiri, PPU berupaya secara mandiri untuk menekan inflasi, terutama melalui distribusi pangan yang lebih merata.
“Kalau dulu masih bisa bergantung pada data Balikpapan untuk menekan inflasi, sekarang PPU harus mandiri. Mobil distribusi ini menjadi salah satu cara untuk memastikan harga pangan tetap stabil,” tutup Mulyono.
Editor: Aspian Nur