Hal ini pun menjadi sorotan anggota DPRD PPU Sujiati yang akan langsung bergerak mengambil langkah menurunkan stunting dengan mengajak ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Dasa Wisma melakukan penanaman sayuran dalam tempat atau polybag supaya membantu meningkatkan gizi keluarga secara langsung.
"Jadi tanaman polybag itu ada tomat, terong, cabai dan sayuran yang mendukung kebutuhan keluarga jadi tidak harus beli," kata Sujiati kepada Korankaltim.com Jumat (1/11/2024).
Kegiatan ini jadi langkah yang sangat baik dan berkontribusi signifikan dalam upaya mengatasi stunting. Sujiati sendiri sudah membagikan 1000 polybag berisi tanaman seperti lombok dan tomat ke setiap rumah, sehingga membantu sumber pangan segar dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi sayuran.
"Saya sudah lakukan untuk pengendalian stunting, jadi dengan sayur itu bisa menjadi berkualitas dan dijamin tidak memakai pestisida yang besar," paparnya.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, dengan berjalannya program tersebut tidak hanya membantu mengatasi masalah stunting, tetapi juga menciptakan ruang untuk pertumbuhan ekonomi dan sosial yang lebih baik dalam komunitas yang lebih mandiri. Dalam proses berjalannya program tersebut, dirinya memakai uang pribadi untuk percobaan penanaman sayuran polybag.
Kalau percobaan tersebut berhasil, maka dirinya akan memasukkan anggaran untuk desa lainnya juga. "Jadi dilingkungan saya dulu, kalau nanti berhasil baru dikembangkan, akan dimasukkan anggaran untuk yang lain," tutup Sujiati.
Editor: Aspian Nur