"Kami menurunkan personel di berbagai titik untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses ini, serta menjamin situasi kondusif di lingkungan KPU," ujar AKBP Supriyanto, Selasa (27/8).
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan selama masa pendaftaran. Seluruh petugas pengamanan diarahkan untuk bekerja secara profesional. "Tetap waspada, dan menjaga ketertiban umum," pesannya.
KANTOR KPU DISTERILISASI
Sebelumnya, Satuan Samapta Polres PPU melaksanakan sterilisasi di Kantor KPU. Sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan ada ancaman yang dapat mengganggu jalannya proses pendaftaran calon kepala daerah di Benuo Taka.
Tim dari Satuan Samapta melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di setiap sudut Kantor KPU, termasuk ruang pendaftaran, ruang rapat, dan area umum lainnya. Pemeriksaan juga mencakup lingkungan sekitar gedung untuk memastikan bahwa area tersebut benar-benar bebas dari ancaman atau gangguan apa pun.
Kasat Samapta Polres PPU, AKP Maman menegaskan pentingnya langkah-langkah preventif untuk menjaga kelancaran proses demokrasi di daerah tersebut
"Sterilisasi ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam mengamankan jalannya proses pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati. Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif," ujar AKP Maman.
Dirinya menambahkan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan, terutama di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas selama proses pendaftaran berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung jalannya proses demokrasi dengan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib,” tambah AKP Maman.
Hari pertama pendaftaran bakal calon ini merupakan awal dari rangkaian panjang menuju pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan. Dengan pengamanan yang ketat, diharapkan situasi tetap aman dan kondusif selama seluruh tahapan pemilihan. (*)