Seperti diketahui, akses dari Kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah lama dinantikan kehadirannya oleh masyarakat Benuo Taka.
Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono menjelaskan pembangunan Tol Teluk Balikpapan kalau terwujud dapat mempercepat akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku. “Kalau jembatan Tol Teluk Balikpapan dibangun akan mempercepat, 30 menit dari Balikpapan,” kata Basuki kepada Korankaltim.com Kamis (15/8/2024) hari ini.
Bahkan, jembatan tersebut pun dinilai bakal diperbarui atau direview desainnya lantaran yang ada kini telah cukup lama. “Desainnya karena sudah lama, pada saat saya pertama kali dilantik sebagai Menteri PUPR itu sudah ada ide dan desain untuk jembatan, itu sudah 10 tahun lalu jadi harus saya review lagi,” ungkapnya.
Jembatan Tol Teluk Balikpapan pun diklaim bakal menjadi prioritas Kementerian PUPR RI ke depan agar dapat terlaksana. “Saya kira iya (prioritas),” tegasnya.
Sementara Pejabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun menegaskan persoalan terkait Jembatan Tol Teluk Balikpapan telah disampaikan secara langsung ke Menteri PUPR RI. Jembatan ini diinginkan untuk direalisasikan bersama-sama dengan Bendung Gerak Telake di Kabupaten Paser.
“Saya minta itu dimasukkan (rencana kerja) kalau tidak disini akan mati (terisolir), jadi harus dihubungkan,” kata Makmur.
Diketahui Jembatan penghubung Penajam - Balikpapan telah lama digagas oleh Pemkab PPU, Pemkot Balikpapan, Pemprov Kaltim dan PT Waskita Karya.
Rencana pembangunan megaproyek ini telah melalui tahapan kajian dan seluruh kelengkapan administrasi telah terpenuhi. Bahkan, telah diproses lelang investasi di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2019. Tetapi, proses lelang dihentikan di tengah jalan.
Editor : Aspian Nur