Anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan kurang lebih tiga jam pasca dilaporkan hilang sekitar Pukul 18:00 WITA.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Budi Santoso menjelaskan. kejadian bermula ketika anak tersebut bersama ibunya berkunjung ke rumah keluarganya yang berada di Perumahan Korpri, Kelurahan Sungai Parit.
Sewaktu orangtua akan pulang ke rumah di BTN Kilometer 4 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam sekitar Pukul 17:40 WITA si anak justru tidak terlihat.
“Jam enam sore orangtua anak itu mendapat telepon dari masyarakat ada melihat sepeda milik anaknua berada di Pantai Sipakario,” kata Budi kepada Korankaltim.com Minggu (28/1/2024).
Usai mendapat informasi, orangtua anak itu langsung bergegas untuk mendatangi Pantai Sipakario untuk mencari anaknya yang diduga sedang berenang.
Lantaran tidak menemukan keberadaan anaknya, ia pun melaporkan ke BPBD PPU untuk meminta melakukan pencarian di seputar pantai.
Budi mengaku setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan semua unsur terkait dan menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Pencarian dilakukan diwilayah yang diduga tempat si bocah berenang oleh BPBD, keluarga dan unsur terkait.
“Usai beberapa jam melakukan pencarian, sekitar Pukul 21:45 WITA anak itu ditemukan petugas pencarian yang tersangkut di pohon bakau dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Budi.
Pasca ditemukan langsung dibawa menuju ke rumah orangtuanya di Perumahan BTN Kilometer 4 Kelurahan Nenang.
Editor: Aspian Nur