Sebelumnya, kapasitas distribusi air bersih mereka kurangi lantaran karena kesulitan sumber air baku akibat musim kemarau. Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid menjelaskan, bahwa berapa hari terakhir telah terjadi hujan sehingga membuat debit air baku kembali membaik.
Debit air di Sungai Lawe-lawe, Kelurahan Lawe-lawe telah mengalami kenaikan yang signifikan sehingga kapasitas distribusi yang sebelumnya diturunkan ke 80 dinaikkan ke 110 liter per detik.
“Alhamdulillah untuk debit air Lawe-lawe sudah normal dioperasikan 110 liter per detik,” ungkapnya, Jumat (20/10/2023).
Lantaran sebelumnya mengalami penurunan kapasitas produksi, maka air di pipa distribusi dinilai turut berpengaruh sehingga membutuhkan proses pemadatan. Proses pemadatan ini membutuhkan waktu sehingga setelah selesai maka pelayanan baru kembali normal.
“Untuk sementara karena sempat berapa kali turun sampai ke kapasitas 30 persen jadi pipa kosong, jadi sekarang prosesnya masih pemadatan mudahan tiga hari ke depan bisa full sehingga tidak adalah sistem bergiliran,” terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin