Ketua Badko HMI Kaltim-Ra, Rinto, SH, MH menjelaskan bahwa khitanan massal merupakan salah satu bentuk komitmen HMI guna membantu pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia SDM di IKN.
"Adik-adik kita (peserta khitanan massal) nantinya menjadi pemimpin," kata Rinto, Minggu (15/10).
Khitanan massal dilaksanakan Desa Bukit Raya pada Sabtu (14/10/2023). Mendapat dukungan dari Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung (RSUD RAPB) Penajam Paser Utara.
"Tentunya kami berterima kasih kepada Direktur RSUD yang telah mendukung, sehingga kami bisa melaksanakan khitanan massal untuk masyarakat Desa Bukit Raya," ucapnya.
HMI, lanjut Rinto, membutuhkan sinergi dan kolaborasi bersama semua elemen untuk membantu masyarakat. Terlebih kader HMI yang merupakan insan akademis turut merasa bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur.
Salah satunya dengan membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku. "Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik," ujarnya.
Digelarnya khitanan massal tak sekadar aksi sosial bagi masyarakat di Penajam Paser Utara. Melainkan menjadi wujud dukungan terhadap keberadaan IKN.
"HMI pasti mendukung pemilu damai dan pembangunan IKN," tegas Rinto.
Direktur RSUD RAPB, dr. Lukasiwan Eddy Saputro membenarkan bahwa mendukung program pemerintah juga dibutuhkan sinergitas, khususnya dalam pembangunan SDM.
"Maka bersama rekan-rekan HMI, kami berkolaborasi, apalagi Penajam Paser Utara merupakan Serambi Nusantara," imbuh Lukasiwan.
Sebelumnya khitanan massal juga dilaksanakan di Desa Babulu Laut. Sehingga kegiatan di Desa Bukit Raya merupakan yang kedua.
"Kami sebagai bagian dari pemerintah daerah tentunya siap mendukung HMI untuk berkontribusi menyiapkan SDM di IKN," Yang paling penting berdaya bersama membangun negeri," timpal Rinto. (*)