Pencanangan ini dihadiri Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah pimpinan Perangkat Daerah di Lingkup Pemkab Paser. Hadir pula perwakilan BKKBN Kaltim Akhmad Takbir, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser Hj Mutiarni, Wakil Ketua PKK Paser Hj Siti Hafsah, jajaran manajemen PT Kideco Jaya Agung, Camat se-Kabupaten Paser dan jajaran kepala desa (kades) lokasi Kampung KB.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Paser, Hj Faulina Widryani mengatakan pembentukan Kampung KB ini berdasarkan arahan Presiden RI dan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 440/70/SJ tertanggal 11 Januari 2016.
“Kampung KB dibentuk berdasarkan arahan Bapak Presiden yang dilanjutkan oleh gubernur Kaltim ke kabupaten/kota,” ungkapnya.
Kampung KB, bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di jenjang kampung atau setara yang memiiki kriteria tertentu. “Dengan pencanangan Kampung KB, maka program KB diharapkan bergema kembali dan menjangkau masyarakat, khususnya yang berada di desa-desa, mari kita tingkatkan kerjasama, kekompakan agar Kampung KB menjadi kebanggaan kita bersama dan semakin jaya,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Yusriansyah Syarkawie mengatakan, pencanangan Kampung KB supaya manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Saya harap persoalan program KB, jadi perhatian bersama antara perangkat daerah, camat, kades, TNI, Polri, perusahaan guna bersama-sama membangun melalui Kampung KB,” imbuhnya.
Kepada para camat dan kades yang ditetapkan sebagai Kampung KB, Bupati meminta untuk dapat melakukan koordinasi terhadap perencanaan kegiatan pembangunan 2018 melalui alokasi dana yang berada di kecamatan dan desa sesuai dengan prioritas yang dibutuhkan.
“Adakan komunikasi intensif dengan pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Paser terkait,” ujarnya.
Desa Janju merupakan salah satu desa yang mendapatkan paket Replikasi Penataan Lingkungan Permukiman berbasis Komunitas (PLPBK) dengan nilai proyek sebesar Rp1 Milyar melalui APBD Tahun Anggaran 2015 lalu. (sur)